Senin, 23 Januari 2012

Disperindag Ronda Bakal keluarkan warning Pengecer Jalan Abri


,Ba’a,RND—Harga Minyak tanah (Mitan) dikabupaten Rote Ndao dijual pengecer dengan harga patokon bervariasi dari Agen Tungal Baba Che menjual dengan harga Rp.400 ribu sementara pengecer diwilayah Kota Ba’a seperti di pengecer di Jalan ABRI, dipatok dengan harga  tujuh Ribu perliter, hal ini dinilai merugikan masyarakat karena kenaikan yang tidak wajar dan diduga adanya persekongkolan antara agen Minyak tanah dengan dinas perindustrian dan pihak pengecer  wajar hal ini diungkapkan warga Mokdale kepada RND di kediamannya, Rabu (27/12) kemarin
Rupanya keluhan masyrakat direspon posetif dan tidak akan main-main lagi dengan pengecer Mitan yang “nakal” menjual mitan dengan harga seenaknya Secara terpisah kepala Dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Rote Ndao, Yopi Pah,SH kepada RND diruang kerjanya, Kamis (28/12) mengatakan pihaknya juga mendapatkan pengaduan dari masyarakat para pengecer yang nakal, padahal dalam operasi Minyak Tanah (Mitan) setiap minggu para pengecer mengatakan bahwa penjualan Mitan dipatok perliter Rp.5.500 di Kota ba’a sementara usai kepergian para petugas dijual dengan harga yang tidak rasional, oleh karena itu menurut rencana pihaknya akan mengeluarkan surat peringatan kepada para pengecer mitan, dan jika terulang lagi akan melarang agen untuk tidak melayani pembelian kepada Pengecer di jalan Abri  dalam jumlah yang besar untuk di jual, karena perilakunya sangat tidak rasional.”saya akan mengelurakan surat teguran langsung ketiga, dan jika ada lagi pengaduan masyarakat terkait dengan kenaikan Mitan yang tidak rasional seperti pengecer di jalan Abri di cabut ijinnya, karena sudah berulang-ulang,” katanya dengan tegas
Ketika ditanya terkiat apakah dengan adanya hari raya Natal dan terjadinya kelangkaan BBM sehingga pengecer menjual dengan harga yang tinggi ia mengatakan justru menjelang hari raya Natal dan tahun baru, Kabupaten Rote Ndao mendapat tambahan suplay minyak dari pihak pertamina sebanyak 6 tangki atau 150 Drum dengan besaran 30 Kiloliter, penambahan pasokan minyak itu akan mampu mensuplai Mitan menjelang hari raya Natal hingga tahun baru 2012 mendatang, oleh karena itu pihaknya berharap agar warga masyarakat yang menemukan penjualan minyak tanah dengan harga tujuh ribu, agar melaporkan kepada dinas perindustrian atau cukup mendatangi Agen Minyak Tanah di APMS- Ricki  dibilangan Pabean-Ba’a
Ia mengatakan tudingan adanya persekongkolan antara pihak Agen, Pengecer  aakan ditelusuri dengan mencontohkan di jalan Abri mendapat jatah penjualan dari Metina, oleh karena itu pihaknya akan mendatangi Pangkalan metina agar tidak memberikan pasokan Minyak kepada pengecer tersebut untuk menjualnya, jika tetap memberikan akan mencabut ijin usahanya.(ido)


Tidak ada komentar: