Jumat, 10 Februari 2012

Gedung TK Oeteas Mubasir


BA’A,RND—Pembangunan Fisik Bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Oeteas, Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain Mubasir, dan Kini bangunannya sudah roboh, diakibatkan pembangunan gedung dua ruangan itu tidak sampai kelar sudah ditingalkan kontraktor yang mengerjakan bangunan itu sejak tahun 2008 silam demikian diunkapkan pemilik Tanah di Lokasi TK Oeteas, Paulus zakarias kepada RND di Ba’a, Jumat (10/2 ) kemarin
Dikatakanya, sejak tahun 2008 silam, dirinya menghibahkan  tanahnya seluas 30 X 30 Meter Persegi untuk pembangunan gedung TK Oeteas itu dan Bangunan Itu di bangun CV. VilaSuai   dengan pangu dana kurang lebih Rp. 200 Juta, namun pembangunan gedung itu tidak sampai tuntas sudah ditingalkan Kontraktor dan disaat itu pembangunan Gedung tersebut tidak dilanjutkan hingga saat ini katanya
Oleh karena itu, dirinya berharap agar pembangunan gedung tersebut dilanjutkan, karena dirinya prihatin dengan para siswa TK Oeteas, karena kini mengunaakan gedung berpindah-pindah, semula mengunakan gedung Gereja GMIT  Ebenheser Oeteas, dan Kini Pindah lagi ke Pustu Oeteas, jika tetap tidak direnovasi atau melanjutkan pembangunan gedung itu dirinya sebagai pemilik lahan akan mengambil kembali lahanya
Ketika ditanya RND apakah dirinya pernah menyampaikan hal itu kepada Pemerintah kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pendidkan Pemuda dan Olahraga terkait persoalan itu, ia  mengatakan dirinya sudah menyampaikan persoalan itu, namun terus berjanji akan melanjutkan tetapi samapi saat ini belum terealisasi pembangunann gedung tersebut kata Zakarias
Sementara secara terpisah kepala Desa Helebeik, Kecematan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Fridson Zakarias di konfirmasi terkait gedung TK Oeteas mengakui bahwa dirinya sudah pernah melaporkan kepada Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM saat di Lakukan Penanaman di Wilayah Desa Helebeik, dan Bupati Rote Ndao berjanji akan menindaklanjuti melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao, oleh karena itu dirinya berharap agar janji tersebut terwujud agar anak-anak merasa nyaman mengikuti pendidikan karena memilki gedung, karena tidak ada gedung KBM akan berpindah—pindah terus katanya. (ido) 

Tidak ada komentar: