Rabu, 21 Maret 2012

satu balita di ronda posetif DBD

Ba'a, RND--Alfian Nalle, berusia delapan bulan,  warga Dusun Mbalo, Desa Oehandi Kecamatan Rote Barat Daya, yang menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga 20 Maret 2012 masih menjalani perawatan insentif di Bangsal Anak RSUD Ba'a. Pantauan wartawan di RSUD Ba'a, Selasa (20/3) siang, balita tersebut masih terpasang selang infus.
Menurut petugas medis di Bangsal Anak yang enggan menyebutkan namanya ketika ditemui wartawan mengatakan, Alfian Nalle masuk di UGD RSU Ba'a, Jumat (16/3). Selanjutnya korban diambil sampel darahnya, dan hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan positif DBD sehingga korban dirawat insentif di Bangsa Anak.
Sementara Ny. Atfin Nalle, ibu korban kepada wartwan menuturkan, anaknya mengalami sakit yakni panas tinggi disertai keluar darah di hidung pada Jumat (9/3) sehingga mereka membawanya ke Puskesmas
Batutua untuk mendapat pengobatan. Saat diperiksa di Puskesmas Batutua, korban  diberikan obat, namun selama satu minggu korban tidak mengalami perubahan sehingga Jumat (16/3) dilarikan ke UGD Rumah Sakit Umum Ba'a. Hasil pemeriksaan di UGD korban positif DBD.
Menurut Atfin Nalle, berat badan korban saat ditimbang di UGD tujuh kilo gram. Sementara itu, hingga Selasa (20/3) siang anaknya sudah menghabiskan empat botol infus. Sementara Dance Nggebu, keluarga korban kepada wartawan di Bangsa Anak mengatakan, waktu itu ibu korban diberitahukannya kalau Alfian Nalle mengalami panas tinggi dan keluar darag di hidung, ia langsung curigai korban menderita DBD sehingga saat itu, dia bersama Atfin Nalle langsung membawa korban ke UGD. Menurut Dance, terkait adanya kasus demam berdarah di Desa Oehandi, pihaknya langsung melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao untuk dilakukan foging. Dengan adanya laporan tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan melakukan
foging sekitar 30 rumah dari radius 200 meter dari titik kasus demam berdarah selama tiga hari. (ido)

Tidak ada komentar: