BA’A,RND—Akibat
angin beberapa hari yang melanda sebagain wilayah dikabupaten Rote Ndao menuai bencana termasuk bencana kebakaran,
yang terjadi di RT.08.RW.05 Kelurahan Mokdale
rumah Wilson Boik yang keseharian bekerja sebagai Petani yang menetap di
rumah berukuran semi parmanen 6 X 5 dilalap sijago merah saat
dirinya berada diluar rumah. peristiwa ini terjadi Jumat (20/7) sekitar pukul 5.00 WITA
| Nampak Rumah Wilson Boik saat terjadi kebakaran /Foto. Ido Faot/rnd pos |
Informasi yang dihimpun
media ini di lokasi kejadian menyebutkan Wilson Boik dan istrinya Yenri
Ully-Boik saat kejadian berada di luar rumah, dan yang ada di rumah adalah
ketiga anaknya yang masih usia Sekolah
Dasar (SD), dan diduga kebakaran itu terjadi karena anak-anak Wilson memasak di
dapur, namun karena angin kencang pada sore hari, sehingga menyebabkan
kebakaran
Menurut Camat Lobalian
Daneil Bessie,S.Pd saat ditemuai RND dilokasi kejadian menyebutkan, peristiwa
kebakaran itu diketahuai saat ada teriakan warga meminta tolong, dirinya kelaur
dari rumah karena kebetulan rumahnya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi
kejadian, namun sayangnya tidak bisa berbuat banyak karena kejadian itu terjadi
disertai angin kencang, dan juga pemilik rumah tidak ada dirumah, sehingga
diduga saat bermual kejadian kebakaran anak-anak Wilson tidak teriak minta
tolong saat api sudah mulai menjalar dengan bumbungan yang tinggi baru
diketahui warga lain, sehingga tidak bisa menyelamatkan perabot didalam rumah
wilson walau warga sudah berupaya untuk memadamkan api kata bessie
Camat lobalain,Daniel
Bessie didampinggi Lurah Mokdale, Jems Therik,SH mengatakan pemerintah
kelurahan dan kecamatan akan mendata semua kerugian yang diderita korban untuk
dilaporkan ke pemerintah kabpaten Rote Ndao dan juga dirinya sebagaiu tetangga
akan memberikan bantuan emergensi kepada keluarga korban sesuai dengan
kemampuan warga tetangga
Ditempat yang sama
Wilson Boik mengatakan kerugian yang diderita dalam peristiwa itu diperkirakan
mencapai puluhan juta, selain itu dirinya juga kwatir akan ijasah dan pakian
seragam anaknya, oleh karena itu dirinya berharap agar pemerintah memperhatikan
ruamhnya, bukan untuk menganti semua namun meringankan beban penderitaanya
Pantauan wartawan,entah
karena kurangnya informasi warga kepada warga sehingga pemadan kebakaran tiba
dilokasi kejadian sekitar pukul 6.00 Wita. Namun api sudah berhasil di padamkan
warga masyarakat dilokasi kejadian.(ido)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar