Jumat, 03 Agustus 2012

Gara-gara E-KTP Warga Antri Hingga Malam Hari


BA’A,RND—Pelaksanaan Eletronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) sejumlah warga Di Kecamatan Rote selatan yang tesebar di lima desa di rela antri hingga malam hari. hal ini tejadi sejak diberlakukan Lounching E-KTP di Kabupaten Rote Ndao pekan lalu
Menurut camat Rote Selatan. D.D.Saudale,A.ma.Pd kepada RND di kantor Bupati,Senin (30/7) pekan ini dirinya mengatakan pihaknya sudah berlakukan E-KTP, jadwal pelaksanaan E-KTP selama tiga bulan yakni Juli–Oktober, karena masyarakat di kecamatan Rote Selatan di berjumlah lima desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 3 ribu yang wajib E-KTP, maka pihaknya menginstruksikan para kepala desa untuk menjadwalkan  setiap hari satu RT untuk melakukan perekaman E-KTP di kecamatan Rote Selatan
Menurut dia, nampak kesadaran masyarakat di kecamatan Rote Selatan tinggi sebagai bukti hari pertama, sabtu (29/7) pekan ini dalam sehari jumlah warga yang antri mengikuti proses pendaftaran E-KTP berjumlah 188 warga, karena alatnya terbatas setiap hari warga dijadwalkan datang pukul 8.00 pagi hingga malam hari pukul 7.00 hal ini bertujuan agar pelaksanaan E-KTP bisa selesai tepat waktunya
“memang ada Persoalan kendala ada warga yang tidak datang pihaknya menginstruksikan para kepala desa untuk mengontrol RT yang mendapat jadwal untuk mendatangkan warga yang wajib daftar E- KTP, sementara persoalan warga tersebut terekam tidak terdeteksi tidak persoalan asalkan warga tersebut didatangkan karena yang bersangkutan berdomisili di kecamatan Rote Selatan, kami menwajibkan warga harus datang sesuai dengan jadwal yakni pukul 8.00 pagi hingga malam hari pukul. 7.00 baru ditutup pelaksanaaan E –KTP. ” katanya
Ditanya terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan E-KTP ia mengatakan tidak ada persoalan pasalnya,listrik diwilayah itu sudah memenuhi kendala, karena sesuai dengan kemampuan mesin dan kamera yang ada di pihak kecamatan Rote Selatan.
Ditempat terpisah salah satru warga dusun dusun fafalu, anderias taek warga desa daleholu mengakui bahwa dirinya sabtu (29/7) mengakui dirinya mengikuti antrian di kantor kecamatan  untuk ikut antrian perekaman, karena target yang dipatok pemerintah setiap hari warga yang mendaftar dan merekam data,dirinya mendapat nomor urut 150, hanya antri hingga pukul 5.00 sore hari katnya. (ido)

Tidak ada komentar: