BA’A,RND—Tahun anggaran
2011 DEsa Bebalain, kecamatan Lobalain Kabpaten Rote Ndao mendapat dana Bantuan
Program
Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri sebesar Rp. 233 Juta dalam musrembang tingkat
desa disepakati untuk dibangun 17 Unit bak Penampung Air untuk melayani
kebutuhan air bersih di liam dusun di desa itu, namun sayangnya hingga batas
waktu pelaksanaan proyek 30 september 2011 tidak juga selesai, hal ini
diakibatkan kepala Desa Bebalain,
Imaneul Ndun bersama Tim Pengelolah Kegiatan (TPK) Desa bebalain
tidak melaksanakan hasil musywarah Desa (Musremdes) yang disepakati
untuk pembangunan 17 Unit Bak penampung air , tetapi usai mencairkan uang hanya
sebagianya yang dibangun sedangakn sisanya hingga batas waktu belum dikerjakan
demikian diungkap Martinus kepada RND di
Ba’a, Rabu (4/4) kemarin
Martinus yang engan di sebutkan
marganya mengatakan Dengan tidak
selesainya pembanguan 17 unit bak itu, sangat merugikan masyarakat, oleh karena
itu dirinya berharap agar PNPM kabupaten Rote Ndao cross cek kelapangan terkait
dengan tidak dilakansanakan pembangunan 17 unit bak penampung air tersebut
Ketika disingung mengenai apakah
warga desa tidak memberikan intervensi tentang kesalahan yang dilakukan kepala
desa dan ketua TPK diwilayah itu, ia mengatakan dirinya bersama dengan tokoh
masyarakat lain telah menyampikan itu kepada kepala desa namun tidak
mengindahkan apa yang disampaikan warga masyarakat. Oleh karena itu, drinya selaku masyarakat
diwilayah desa itu berharap tim dari
Fasilitator Kabupaten melakukan peninjauan dilapangan karena kehadrian PNPM
bukan sesuai dengan tujuannya yang sebenarnya, yakni pemberdayaan kepada
masyaraka miskiin tetapi untuk orang tertentu katanya.
Ia juga mengatakan telah menyiapkan
beberapa data sebagai bukti untuk memberikan kepada pihak yang berwajib karena
diduga kuat sang kepala desa dan ketua TPK didesa itu melakukan siasat untuk
kepentingan pribadi katanya (ido)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar