Rabu, 10 Oktober 2012

Dua kelompok Tani Rote Ndao dapat bantuan 88 ekor sapi potong



BA’A,RND-Guna mendukung program swasembada daging nasional tahun 2014 mendatang Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan bantuan sapi produktif  kepada dua kelompok tani peternak di kabupaten Rote Ndao yakni kelompok tani harapan di Desa Maubesi Kecamatan Rote Tengah sebanyak 44 Ekor sapi dan kelompok tani Sehati  Desa Netenaen Kecamatan Rote Barat Daya (RBD) 44 ekor sapi bantuan itu diberikan secara simbolis yang diberikan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT,Ir.Samuel Rebo, kepada kedua kelompok tani saat perigatan hari pangan se-dunia tingkat Provinsi NTT yang berlangsung di Embung Mbuiain Desa Oehandi,Selasa (9/10) pekan ini
Dalam kesempatan itu,Gubernur berpesan agar bantuan yang diberikan pemerintah Provinsi kepada sejumlah kelompok tani agar dapat dipergunakan dengan baik, jika dalam beternak ada masalah terutama adanya indikasi penyakit untuk menginformasikan kepada petugas peternakan Kabupaten Rote Ndao, karena bantuan yang diberikan kepada dua kelompok merupakan bantuan pemerintah secara bergilir dan diharapkan dalam rentang waktu yang ditentukan bisa menghasilkan ternak yang produktif untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan juga bisa digulirkan kepada kelompok lain katanya
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao,Ir.Ernest Singlaeleo kepada wartawan mengatakan tahun 2012 saat ini pemerintah Provinsi melalui Dinas peternakan Provinsi menyalurkan 88 ekor sapi potong kepada du kelompok penerima, yakni kelompok Sehati dan Juga Kelompok Harapan, namum bantuan itu berupa  uang tunai yang dicairkan kerekening Kelompok dengan hitungan perkelompok 44 Ekor dan didalam dua kelompok berangotakan 20 orang, sehingga dengan perhitungan perorang perkelompok mendapatkan dua ekor yakni satu betina dan satu jantang dengan masih pemeliharaan tiga tahun digulirkan kepada kelompok lain yang membutuhkan ternak.”jadi sistemnya bergululir, bukan abadi ditangan anggota kelompok,tetapi dalam waktu 3 tahun dikebalikan dua ekor ke kelompok lain.” Kata Ernest
Ernes mengatakan dinas peternakan kabupaten Rote Ndao hanya bertugas memantau ternak dikelompok masyarakat,dan saat terjadinya penyakit dinas peternakan melalui petugas lapangan membantu katanya.(ido)

Tidak ada komentar: