BA’A,RND-Gubernur
Nusa Tenggara Timur (NTT),Drs. Frans Leburaya, menghimbau warga masyarakat di
wilayah Nusa Tenggara Timur agar tidak malu mengkonsumsi pangan lokal, karena
kebanyakan warga malu menyajikan pangan lokal karena diangap tidak memiliki
kandaungan gizi dan juga hina, tetapi alangka baiknya mengkonsumsi pangan lokal
ketimbang mengkonsumsi beras raskin Gubernur Nusa tenggara Timur (NTT), Drs.
Frans Leburaya, saat membuka Hari Pangan
Sedunia ke-32 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di gelar di Bendungan Mbuidale Desa Oehandi Kecamatan
Rote Barat Laut (RBL) Kabupaten Rote
Ndao, Selasa (9/10) kemarin
Ia berharap Juga
mengatakan saat ini jumlah penduduk diwilayah NTT sesaui data sebanyak 4,7 juta jiwa dengan
pertambahan penduduk pertahun sebanyak 2,1%
hal tersebut merupakan pertumbuhan yang cukup tinggi, oleh karena itu
dengan bertambanya penduduk adalah tantangan bagi para Bupati se-NTT termasuk
Rote Ndao untuk tetap mempertahankan prosentasi pangan di wilayah kabupaten
Rote Ndao yang sudah dua tahun mengalami surplus beras, oleh karena itu perlu
ditingkatkan kesemua jenis tanaman agar masyarakat tidak susah pangan
Leburaya juga
mengatakan pemerintah mendukung pembangunan embung didaerah yang berpotensi
mengahasilkan air, agar bisa bermanfaat kepada masyarakat banyak kayanya” saya
harap agar memperbanyak pembangunan Embung untuk menjadikan lahan tidur sebagai
lahan bermanfaat, sehingga masyarakat tidak bergantung pada beras raskin (ido)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar