Selasa, 09 Oktober 2012

Warga Rote Ndao dihimbau konsumsi pangan Lokal



BA’A,RND-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),Drs. Frans Leburaya, menghimbau warga masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur agar tidak malu mengkonsumsi pangan lokal, karena kebanyakan warga malu menyajikan pangan lokal karena diangap tidak memiliki kandaungan gizi dan juga hina, tetapi alangka baiknya mengkonsumsi pangan lokal ketimbang mengkonsumsi beras raskin Gubernur Nusa tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Leburaya,  saat membuka Hari Pangan Sedunia ke-32 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di gelar  di Bendungan Mbuidale Desa Oehandi Kecamatan Rote Barat  Laut (RBL) Kabupaten Rote Ndao, Selasa (9/10) kemarin
Leburaya mengatakan saat ini pemerintah Provinsi lagi gencar untuk menyeruhkan konsumsi pangan Lokall, yang berasal dari hasil pertanian, termasuk jagung, karena banyak orang NTT kalau menkonsumsi jagung merasa tidak berderajat, tetapi makan beras raskin merasa berderajat,hal tersebut sangat keliru,semestinya masyarakat mengkonsumsi apa yang tersedia dialam, seperti jagung, Ubi karena pangan lokal itu ada karbohidrat, ada juga protein, sehingga masyarakat harus bangga makan jagung dan juga beras dari hasil pertanian, karena dengan mengkonsumsi  makanan konsumsi akan beras akan berkurang, katena banyak orang sering berikir kiri-kiri karena pangan kurang, tetapi agar dibaliknya kepikiran kanan-kanan harus bekerja keras baru menghasilkan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan
Ia berharap Juga mengatakan saat ini jumlah penduduk diwilayah NTT  sesaui data sebanyak 4,7 juta jiwa dengan pertambahan penduduk pertahun sebanyak 2,1%  hal tersebut merupakan pertumbuhan yang cukup tinggi, oleh karena itu dengan bertambanya penduduk adalah tantangan bagi para Bupati se-NTT termasuk Rote Ndao untuk tetap mempertahankan prosentasi pangan di wilayah kabupaten Rote Ndao yang sudah dua tahun mengalami surplus beras, oleh karena itu perlu ditingkatkan kesemua jenis tanaman agar masyarakat tidak susah pangan
Leburaya juga mengatakan pemerintah mendukung pembangunan embung didaerah yang berpotensi mengahasilkan air, agar bisa bermanfaat kepada masyarakat banyak kayanya” saya harap agar memperbanyak pembangunan Embung untuk menjadikan lahan tidur sebagai lahan bermanfaat, sehingga masyarakat tidak bergantung pada beras raskin (ido)

Tidak ada komentar: