INILAH.COM, Ba’a – Walau sepekan terakhir ini transportasi laut Kupang- Rote tergangu akibat cuaca ekstrem, namun hal tersebut tidak berpengaruh terhadap harga barang dan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Rote Ndao, Yopi Pah kepada RND melalui telepon selulernya, Kamis (26/1) kemarin, pihaknya terus melakukan pemantauan kepada sejumlah tokoh penjual sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Ba’a dan sejumlah pasar.
Tujuan pemantauan, agar mereka tidak melakukan monopoli penjualan dengan alasan cuaca ekstrim sehingga stok barang hilang dari peredaran.
Hasil pemantauan, sejumlah toko pengecer melaporkan stok barang bisa mencukupi sebulan kedepan. Begitu juga termasuk agen BBM yang mengaku stok BBM masih cukup untuk sebulan ke depan.
“Sejumlah toko dan agen BBM mengaku kalau sembako dan BBM masih bisa untuk sebulan kedepan,” kata Yopi melalui telepon selulernya.
Ia mengatakan, dalam melakukan pemantauan pasar pihaknya juga mendistribusikan surat pemberitahuan kepada sejumlah tokoh penjual sembako agar tidak mematok harga barang melebihi harga standar. Sebab jika kedapatan menjual melampaui batas maka akan ditindak sesuai atauran yang berlaku.
“Kami akan rutin melakukan operasi pasar, kami juga memberikan surat pemberitahuan agar jangan beralasan cuaca terus menaikan harga sembako. Jika ketahuan akan kami tindak pemilik usaha sesuai dengan aturan,” tandas Yopi.
Pantauan wartawan, sepanjang jalur di wilayah Kota Ba’a nampak penjualan BBM, baik minyak tanah tidak terpengaruh terhadap cuaca ekstrem. Bahkan kemarin terlihat ada tambahan pengecer yang menjual BBM di wilayah Ba’a. [mor]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar