Sabtu, 28 Januari 2012

Nahkoda Kapal Dinkes Ronda Berharap Honor Naik


INILAH.COM, Ba’a - Nahkoda Kapal milik Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, Roy Bulak yang berstatus sebagai tenaga Kontrak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao berharap agar honornya dinaikkan.
Sebab pekerjaan yang dilaksanakannya cukup berisiko dan dia harus bekerja selama 24 jam sehari.
Keluhan itu disampaikannya saat ditemui wartawan di Kantor dinas kesehatan Kabupaten Rote Ndao, Jumat (27/1) kemarin.
“Siang hari harus melayani para tenaga medis di daerah kepulauan baik di Nuse dan juga di daerah kepulauan lain, tetapi gaji yang saya peroleh sama dengan para tenaga administrasi di kantor pada hal pekerjaan yang saya laksanakan cukup berisiko. Kalau malam hari saya bertugas menjaga kapal,” ungkapnya.
Kepada wartawan dia mengaku besaran gaji yang diperolehnya setiap bulan tak sebanding dengan pekerjaan yang dilaksanakannya. Bahkan dia merasa ada perlakuan tidak adil dalam pemberian gaji.
“Saya merasa diperlakukan tidak adil, karena saat melakukan perjalanan pelayanan ke pulau, tidak ada tambahan tunjangan perjalanan sementara pada tenaga medis lainya meski hanya berstatus sebagai tenaga kontrak tetapi saat melaksanakan pelayanana medis di luar daerah mendapat tambahan tunjangan. Saya hanya berharap agar mendapat penghasilan yang sama,” kata alumnus Jurusan Nautika SMK Kelautan Kabupaten Kupang itu.
Kepada wartawan, dirinya mengaku menyesal dengan pemberitaan media masa yang melansirkan ada tenaga kontrak pada Dinkes jarang berkantor namun tetap mendapatkan gaji.
“Yang kita harapkan ada pemerataan dalam pemberian gaji. Seharusnya kami yang bekerja terus menerus, kesejahteraan kami perlu mendapat perhatian,” harapnya. [mor]

Tidak ada komentar: