Terkait sering padam Listrik
Wartanusalontar.com--Komisi B Dewan Perwakilan rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao, memangil kepala PLN Wilayah Rote Ndao, Yudia Setiawan untuk melakukan kalrifikasi terkait dengan kendala yang di terjadi sehingga mengakibatkan pemadaman Listrik yang tidak beraturan sejak tahun 2011 silam hingga saat ini yang berlangsung di ruang sidang utama lantai II DPRD Kabupaten Rote Ndao yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Drs. David Detaq, M.Si, Kepala Dinas Distamben Kabupaten Rote ndao, Drs. Dicki Amalo dan Kepala badan Statistik Kabupaten Rote Ndao, yang berlangsung, Senin (30/1) kemarin
Dalam momentum dengar pendapat itu, Kepala PLN Rote Ndao, Yudia Setiawan,SE dicerca banyak pertanyaan oleh sejumlah DPRD, terkiat dengan pemadaman Listrik yang diduga tujuan pemadaman untuk menghemat BBM, tujuan pemadaman karena mesin pembangkit di PLN Wilayah Rote Ndao tidak mampu untuk mensuplay Daya ke pelanganan yang diakibatkan karena mesin sidah termakan usia, namun semua di tepis kepala PLN, Pasalnya selama ini bukan terjadi pemadaman, tetapi padam yang diakibatkan ganguan teknis yang diakibatkan banyak pohon milik warga yang rindang dijalanan yang saat ini masih dilakukan pembersihan, namun pembersihan itu terkendala banyak warga masyarakat yang tidak merelahkan pohonnya yang tumbuh di area jalur jaringan, sehingga Pihak PLN sudah melakukan koordinasi dengan Bupati Rote Ndao melalui para kepala desa agar membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar melakukan pemotongan dahan pohon yang dekat dengan jalur jaringan listrik
Dalam kesempatan itu pula, mengatakan pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif dengan warga masyarakat, terkait dengan pemotongan dahan yang tumbuh di jalur kabel, dan ada yang menyetujui, sehingga sudah di lakukan pembersihan di Jalur 3 Videl di wilayah Rote Ndao, Yakni jalur atas, arah Busalangga Hingga Batutua, Jalur arah Selatan, Jalan wilayah Lenggu selu, dan Arah Bahwa dari ba’a hingga Pantai Baru dan Rote Timur, dan saat ini tengah berlangsung pembersihan di lajur Batutua, dan diperkirakan awal Maret sudah tidak ada lagi pemdaman listrik sehingga masyarakat akan nyaman dalam pelayanan listrik katanya berjanji
Dikatakannya mengenai alasan padam karena mesin tidak mampu, sehingga PLN mensiasati dengan pemadaman ia membatah, karena daya PLN sangat melampuai jumlah pelangan, yakni kekauatan daya 200 Kilo Volt Amper (KVA)/ 300 Mega watt, semnetara yang terpakai hanya 2,1 mega watt dengan demikian yang tersisa, 900 Kilo Watta (KW) untuk pelangan baru,sedangkan Mesin Pembangkit masih ada 1 unit yang belum terpakai.”saya mohon maaf dengan padamnya lampu, karena semua faktor alam, dan perlu saya klarifikasi bahwa padam bukan mesin tidak mampu, melayani suplay listrik kepelangan, tetapi faktor alam, karen ada warga yang tidak merelahkan ranting pohonnya ditebang, sehingga dengan adanya ranting pohon disaat musim hujan ada yang mengenai kabel swit sehingga padam,” katanya. (ido)
Dalam momentum dengar pendapat itu, Kepala PLN Rote Ndao, Yudia Setiawan,SE dicerca banyak pertanyaan oleh sejumlah DPRD, terkiat dengan pemadaman Listrik yang diduga tujuan pemadaman untuk menghemat BBM, tujuan pemadaman karena mesin pembangkit di PLN Wilayah Rote Ndao tidak mampu untuk mensuplay Daya ke pelanganan yang diakibatkan karena mesin sidah termakan usia, namun semua di tepis kepala PLN, Pasalnya selama ini bukan terjadi pemadaman, tetapi padam yang diakibatkan ganguan teknis yang diakibatkan banyak pohon milik warga yang rindang dijalanan yang saat ini masih dilakukan pembersihan, namun pembersihan itu terkendala banyak warga masyarakat yang tidak merelahkan pohonnya yang tumbuh di area jalur jaringan, sehingga Pihak PLN sudah melakukan koordinasi dengan Bupati Rote Ndao melalui para kepala desa agar membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar melakukan pemotongan dahan pohon yang dekat dengan jalur jaringan listrik
Dalam kesempatan itu pula, mengatakan pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif dengan warga masyarakat, terkait dengan pemotongan dahan yang tumbuh di jalur kabel, dan ada yang menyetujui, sehingga sudah di lakukan pembersihan di Jalur 3 Videl di wilayah Rote Ndao, Yakni jalur atas, arah Busalangga Hingga Batutua, Jalur arah Selatan, Jalan wilayah Lenggu selu, dan Arah Bahwa dari ba’a hingga Pantai Baru dan Rote Timur, dan saat ini tengah berlangsung pembersihan di lajur Batutua, dan diperkirakan awal Maret sudah tidak ada lagi pemdaman listrik sehingga masyarakat akan nyaman dalam pelayanan listrik katanya berjanji
Dikatakannya mengenai alasan padam karena mesin tidak mampu, sehingga PLN mensiasati dengan pemadaman ia membatah, karena daya PLN sangat melampuai jumlah pelangan, yakni kekauatan daya 200 Kilo Volt Amper (KVA)/ 300 Mega watt, semnetara yang terpakai hanya 2,1 mega watt dengan demikian yang tersisa, 900 Kilo Watta (KW) untuk pelangan baru,sedangkan Mesin Pembangkit masih ada 1 unit yang belum terpakai.”saya mohon maaf dengan padamnya lampu, karena semua faktor alam, dan perlu saya klarifikasi bahwa padam bukan mesin tidak mampu, melayani suplay listrik kepelangan, tetapi faktor alam, karen ada warga yang tidak merelahkan ranting pohonnya ditebang, sehingga dengan adanya ranting pohon disaat musim hujan ada yang mengenai kabel swit sehingga padam,” katanya. (ido)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar